Februari lalu, saya bersama 2 teman saya mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan kasus yang menimpa keduanya. Kami diterima oleh 2 orang penyidik. Setelah kronologi kasus dijelaskan, satu teman saya dibimbing oleh penyidik dalam menuliskan form laporan. Sembari menunggu, kami diajak ngobrol oleh penyidik satunya.
Penyidik itu menanyakan hubungan kami. Kami memperkenalkan diri sebagai sesama pengamat televisi. Penyidik tersebut tiba-tiba bertanya: “Menurut kamu, TVRI jaman Helmy Yahya lebih bagus atau sama aja kayak sebelumnya?”