BREAKING NEWS!! TPI Sudah Mulai Bergerak Merebut Kembali Frekuensi MNCTV

Pada akhir 2015 lalu, siaran MNC TV sempat terganggu oleh sebuah siaran yang “diduga” merupakan siaran TPI versi Mbak Tutut.

Kamis (15/10/2015) , sebuah kabar mengejutkan datang di frekuensi 37 UHF Jakarta, atau lebih tepatnya frekuensi yang digunakan oleh MNCTV. Pada jam 17.00 WIB, siaran MNCTV di Jabodetabek terganggu oleh sebuah “gangguan” yang tiba-tiba muncul menginterfensi siaran MNCTV dengan garis-garis berbayang dan menampilkan colour bar dengan tulisan “TPI 37 UHF”.

Sontak, para pemirsa MNCTV di sana dibuat terkejut dan langsung menanyakan hal tersebut ke akun twitter resmi MNCTV. Pihak MNCTV pun memberikan klarifikasi bahwa “gangguan” tersebut diakibatkan oleh gangguan internal di pihak MNCTV. Padahal, dari gangguan tersebut, terlihat jelas bahwa siaran MNCTV tersebut sedang “dibajak” oleh “gangguan tersebut. Siapakah “pembajak” yang mengakibatkan “gangguan” pada siaran MNCTV tersebut?

Ternyata setelah ditelusuri, hal tersebut dilakukan oleh pihak TPI (pihak Mbak Tutut) yang telah memenangkan sengketa di MA dalam kasus perebutan PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (yang kita kenal sekarang dengan nama MNCTV) terhadap MNC Media (pihak Hary Tanoesoedibjo).

Dan kabar mengejutkannya lagi adalah, “pembajakan” ini terjadi menjelang “ulang tahun” MNCTV yang diakui oleh pihak MNC, yaitu tanggal 20 Oktober. Bisa disimpulkan, bahwa momen “pembajakan” ini adalah momen menuju kembalinya TPI ke dunia pertelevisian Indonesia. Kita lihat apakah perayaan HUT MNCTV ke 24 tahun nanti merupakan acara terakhir yang ditayangkan oleh MNCTV sebelum berganti nama kembali menjadi TPI?

Semoga TPI cepat mengudara kembali 😀 Salam Pertelevisian Indonesia.

Catatan Redaksi: Artikel ini merupakan artikel lama yang pernah kami terbitkan pada tanggal 16 Oktober 2015. Artikel ini kami terbitkan ulang dengan sedikit perubahan untuk keperluan arsip artikel yang pernah diterbitkan di blog ini.

Tulisan terkait

Mungkin kamu pengen baca ini juga

17 Comments

  1. Unknown22 Oktober 2015 16.27
    TPI sdh ambil alih kembali frekuensi 37 uhf yg saat ini dipakai mnc tv karena izin siaran radio (isr) yg sah sudah dimiliki dan diakui oleh kominfo. Mnctv masih berpegang teguh pada putusan Bani yg menurut mereka memenangkan mereka. Sedangkan putusan bank tersebut sudah dibatalkan MA. Lagi2 uang berbicara. Lalu perhatikan, setiap perlawanan dari mnctv ataupun usaha mereka menjatuhkan TPI dan membentuk opini publik selalu mereka beritakan di media milik group mereka sendiri seperti okezone dan sindonews serta running text di inews dan mnctv. Tidak ada postingan berita di media milik group atau perusahaan lain. Artinya diragukan dong kebenarannya, tidak netral. Sedangkan berita TPI menang atas mnc ada dimana2 seperti pos kota, republika, inilah.com, detik.com, cnnindonesia, dan masih banyak lagi. Mereka panik banget TPI bisa kasih perlawanan sampai sejauh ini jd pihak MNC menghalalkan segala cara sampai mengepung stasiun pemancar TPI pakai bawa ambon segala untuk mengintimidasi. Intinya, publik harus tau kebenarannya, lihat pakai logika. TPI sudah berapa kali tes on air di frekuensi 37 uhf. Jika memang TPI melakukan siaran gelap dan tidak punya izin yg sah, sudah pasti sejak pertama kali tes on air langsung diperintahkan untuk turun oleh pihak regulator terkait. Think with logic and smart. Dukung TPI siaran kembali.

  2. TPI sudah punya ISR (Ijin Siaran Radio) hati2 dengan pemberitaan si Group MNC (Okezone, Sindo) , masyarakat harus tau bahwa sekarang MNC sudah menghalalkan segala cara untuk menghancurkan TPI. Pengepungan pemancar TPI oleh MNC menunjukan MNC sudah pusing 7 keliling wakkakwak…kalah di hukum ngehalalin segala cara dgn mendatangkan Ambon ke stasiun pemancar… 😀

    Panik lo yah MNC wakkwkwakk…udah tinggal tunggu aja,..

  3. Nah iya kan semua berita soal tpi yg memenangkan pihak mnc selalu ada di group media mnc doang gitu..di media yg non mnc group ga ada berita yg ngedukung mnc..haha kocak

  4. waduh nih tipi bener2 jalan gak ya?? para "duo pemilik" sama2 punya masalah, si HT kena kasus pajak, si Tutut kena cipratan kasus supersemar.. padahal tivi harapan terakhir nih, terutama buat para pelajar..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *