Akhirnya, NET. Menayangkan Siaran Lokal

Setelah 11 bulan mengudara di frekuensi terestrial milik Spacetoon Indonesia, akhirnya NET. benar-benar menjadi stasiun TV yang menerapkan konsep siaran berjaringan. NET. mulai membuka siaran lokal di Bandung pada bulan Maret 2014.

Stasiun TV yang didirikan oleh Wishnutama ini sempat menjadi perbincangan di masyarakat, bukan saja dari kualitas programnya yang bisa dibilang menjadi angin segar di saat pertelevisian Indonesia sedang “sakit”, namun menjadi bahan perbincangan di pihak KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) karena tindakan NET. yang mengganti siaran Spacetoon Indonesia di beberapa daerah bisa dibilang melanggar UU Penyiaran.

Baiklah, kita langsung ke pokok bahasan. Jam 5.30 pagi tadi (Jumat, 21/03/2014), saya seperti biasa menyalakan TV saya dan memilih NET. sebagai tontonan saya pagi itu.Biasanya pada jam itu ada program berita pagi NET, yaitu NET 5. Namun, saya kaget karena ternyata yang ada di layar kaca saya saat itu logo bening NET. berubah menjadi logo NET. JAWA BARAT dan ada tulisan SIARAN PERCOBAAN di sebelah kiri atas layar. Saya pun penasaran, apa acara NET. Jawa Barat ini? Ternyata jam 5.30 itu NET. Jawa Barat menayangkan NET. Jabar, program berita ringan seperti NET. 5. Sekilas program ini mirip dengan Panorama CTChannel (yang diproduksi oleh B Channel) karena sama-sama menampilkan presenter wanita. Di NET. Jabar, presenternya adalah Tita Hayati, reporter cantik dari NET. “ehhhh =)).

Namun, kemunculan NET. Jawa Barat ini mengundang banyak pertanyaan. Apakah NET. Jawa Barat memakai format HD (High Definition) Safe Area dalam siarannya seperti NET. yang menggunakan HD Safe Area? Atau malah menggunakan format SD (Standard Definition)? Apakah siaran lokal NET. di Bandung ini memang asli dari stasiun transmisinya di Lembang, yang notabene adalah kantor dari TV Anak Spacetoon Bandung dulu? Atau malah menggunakan Live Feed seperti siaran lokal SCTV? Apakah itu artinya NET. mengaktifkan kembali kantor-kantor jaringan TV Anak Spacetoon di daerah? Apakah NET. Jawa Barat akan punya studio sendiri? Dan pertanyaan terakhir, apakah adanya NET. Jawa Barat ini akibat peringatan KPID Jawa Barat soal keberadaan NET. di Bandung yang menggunakan frekuensi yang pernah digunakan oleh Spacetoon Bandung (30 UHF)?

Yang saya takutkan adalah, siaran lokal NET. Jawa Barat ini nasibnya sama seperti siaran lokal TransTV dan Trans7 yang tayang di waktu yang kurang potensial (jam 4.00 – 5.00 pagi). Karena melihat dari logo NET. Jawa Barat di kanan atas layar kaca yang statis, tidak ada efek gelombang air seperti logo NET. di layar kaca.

Awalnya saya menduga lokasi syuting dari NET. Jabar (program berita NET. Jabar) dilakukan di sebuah hotel di kawasan Pasteur, Bandung. Namun setelah penelusuran lebih dalam, kami menemukan fakta bahwa NET. sudah membuka biro daerah Jawa Barat di Jalan Pasirkaliki depan Rumah Sakit Hasan Sadikin, yang masih dekat dengan kawasan Pasteur juga. Jadi, tebakan kami ga meleset amat kan? Hehehe

Adanya siaran lokal NET. di Bandung menunjukkan kemajuan yang dilakukan oleh stasiun TV yang memiliki tagline Televisi Masa Kini ini. Semoga siaran lokal NET. terus dikembangkan sehingga dapat bersaing dengan stasiun TV berjaringan yang sudah ada, seperti KompasTV dan SindoTV.

Revisi 12 November 2018: Artikel ini diterbitkan pada tanggal 21 Maret 2014 di blog lama kami. Artikel ini juga diterbitkan di forum online Kaskus. Perubahan artikel dilakukan sebagai pembaharuan arsip artikel di situs baru kami.

Tulisan terkait

Mungkin kamu pengen baca ini juga

Dikala Idealisme NET Mulai Terbentur Realita

Kreatifitas dalam mengembangkan acara, jangkauan siaran yang luas, dan karakter pemirsa, menjadi kunci dalam menentukan kinerja dari stasiun TV. Sayang, di balik semangat NET sebagai “televisi masa kini”, terdapat masalah pada kinerjanya sekarang ini.

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *